bread
/bɹeːd/
Kata bread secara primer merujuk pada makanan pokok yang terbuat dari tepung dan ragi. Dalam bahasa Indonesia, kata ini diterjemahkan secara langsung sebagai "roti". Namun, penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk memahami bahwa bread sering digunakan dalam berbagai idiom yang tidak bisa diterjemahkan secara harfiah.
Nuansa Makna dan Penggunaan Metaforis
Selain makna fisiknya, bread memiliki konotasi kuat yang berkaitan dengan uang atau sumber penghasilan. Hal ini berasal dari konsep roti sebagai kebutuhan dasar untuk bertahan hidup. Dalam konteks informal atau bahasa gaul, bread digunakan untuk menggantikan kata money.
Contoh penggunaan sebagai uang: bringing home the bread (mencari nafkah untuk keluarga).
Contoh penggunaan fisik: a loaf of bread (sebongkah roti).
Perbedaan dengan Istilah Terkait
Perlu diperhatikan perbedaan antara bread dan pastry. Meskipun keduanya dipanggang, bread biasanya merujuk pada produk yang menggunakan ragi dan memiliki tekstur lebih padat, sedangkan pastry (kue pastri) cenderung lebih manis, berlemak, dan renyah. Jangan menggunakan bread untuk merujuk pada kue tart atau donat dalam konteks formal.
Secara tata bahasa, bread adalah kata benda tidak dapat dihitung (uncountable noun). Anda tidak bisa mengatakan a bread. Untuk menghitungnya, gunakan kata pengukur seperti a loaf of bread (sebongkah roti) atau a slice of bread (selembar/sepotong roti).
Uncountable when referring to the food substance in general ('I love the smell of fresh bread'). Countable when referring to specific types or varieties of the product ('The bakery sells many different breads, from rye to ciabatta').
Meanings
Makanan yang terbuat dari tepung, air, dan biasanya ragi, yang kemudian dipanggang
"I bought a fresh loaf of sourdough bread from the bakery."
Saya membeli sebongkah roti sourdough segar dari toko roti.
Uang; mata pencaharian (bahasa gaul)
"He's working two jobs just to make some extra bread."
Dia bekerja di dua tempat hanya untuk mencari uang tambahan.