bonfire
Kata bonfire merujuk pada api terbuka yang sengaja dinyalakan dalam skala besar. Berbeda dengan campfire (api unggun kecil) yang biasanya digunakan untuk berkemah, memasak, atau menghangatkan diri dalam kelompok kecil, bonfire memiliki skala yang jauh lebih besar dan sering kali dikaitkan dengan perayaan komunitas, ritual, atau pembersihan lahan.
Nuansa Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, bonfire sering diterjemahkan sebagai "api unggun", namun penting untuk memahami bahwa bonfire lebih menekankan pada volume api yang masif. Jika Anda membayangkan api kecil di tengah tenda, gunakan campfire. Jika Anda membayangkan tumpukan kayu besar yang membakar seluruh halaman atau digunakan dalam festival rakyat, maka bonfire adalah kata yang tepat.
Contoh penggunaan tepat: The village celebrated the solstice with a massive bonfire (Desa tersebut merayakan titik balik matahari dengan api unggun yang masif).
Contoh penggunaan kurang tepat: Menggunakan bonfire untuk api kecil saat berkemah di gunung.
Penggunaan sebagai Kata Kerja
Selain sebagai kata benda, bonfire juga dapat berfungsi sebagai kata kerja yang berarti membakar sesuatu dalam jumlah banyak menggunakan api terbuka. Hal ini berbeda dengan burn yang bersifat umum. Bonfire secara spesifik menyiratkan proses pembersihan atau pembuangan limbah organik dalam jumlah besar.
Contoh: We spent the weekend bonfiring the garden waste (Kami menghabiskan akhir pekan dengan membakar sampah taman dalam api besar).SHORT_MEANINGS|api unggun|membakar
Meanings
Api terbuka berukuran besar yang digunakan untuk perayaan, pembuangan limbah, atau pemberian sinyal
"They gathered around the bonfire to roast marshmallows."
Para penduduk desa berkumpul di sekitar api unggun besar untuk merayakan titik balik matahari.
Membakar sejumlah besar sesuatu dalam api terbuka yang besar
Mereka memutuskan untuk membakar semua potongan tanaman taman yang lama di halaman belakang.