asphalt
Kata asphalt merujuk pada material hitam kental yang digunakan secara luas untuk pembangunan infrastruktur jalan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini memiliki padanan langsung yaitu "aspal".
Nuansa Penggunaan
Secara semantik, asphalt dapat berfungsi sebagai kata benda yang merujuk pada material itu sendiri, atau sebagai kata kerja (dalam bentuk asphalting) yang berarti proses melapisi permukaan dengan material tersebut. Penting untuk dipahami bahwa dalam konteks percakapan sehari-hari di Indonesia, "aspal" hampir selalu dikaitkan dengan jalan raya, namun dalam konteks teknis konstruksi, asphalt bisa merujuk pada berbagai jenis campuran beton aspal.
Perlu diperhatikan perbedaan antara asphalt dan tar. Meskipun keduanya sering diterjemahkan sebagai "aspal" atau "ter" dalam bahasa Indonesia, secara teknis asphalt berasal dari minyak bumi atau mineral alami, sedangkan tar adalah hasil distilasi batu bara. Dalam penggunaan umum bahasa Inggris, asphalt adalah istilah yang lebih tepat untuk permukaan jalan raya.
Contoh Penggunaan
Benar: The road is covered in asphalt (Jalan itu dilapisi aspal).
Benar: They are asphalting the parking lot (Mereka sedang mengaspal tempat parkir).
Dari sisi tata bahasa, asphalt biasanya merupakan kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun) ketika merujuk pada material secara umum.
Meanings
Zat kental, hitam, dan lengket yang berasal dari minyak bumi atau mineral alami, digunakan untuk melapisi permukaan jalan dan tempat parkir
"The road crew began laying fresh asphalt on the highway."
Kru jalan mulai menghamparkan aspal baru di jalan raya.
Melapisi suatu permukaan dengan lapisan aspal
"The city plans to asphalt the old dirt road by next summer."
Kota tersebut berencana mengaspal jalan tanah tua itu menjelang musim panas mendatang.