affluence
affluence merujuk pada kondisi memiliki kekayaan materi yang sangat banyak, terutama uang dan aset. Kata ini membawa konotasi kemakmuran yang stabil dan berkelanjutan, sering kali dikaitkan dengan gaya hidup kelas atas atau standar hidup yang mewah.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Berbeda dengan wealth, yang merupakan istilah umum untuk kekayaan, affluence lebih menekankan pada aliran kekayaan yang melimpah dan status sosial yang menyertainya. Jika wealth bisa merujuk pada jumlah total aset yang dimiliki seseorang (seperti tanah atau saham), affluence lebih menggambarkan keadaan hidup yang serba berkecukupan dan mewah.
Kata ini juga berbeda dengan prosperity. Sementara prosperity bisa berarti keberhasilan secara umum (termasuk kesehatan, kebahagiaan, atau kemajuan ekonomi suatu negara), affluence secara spesifik berfokus pada aspek finansial dan materi.
Contoh penggunaan tepat: The affluence of the neighborhood is evident from the massive mansions. (Kemakmuran lingkungan tersebut terlihat jelas dari rumah-rumah mewah yang besar.)
Konteks Penggunaan
Dalam konteks sosiologi atau ekonomi, affluence sering digunakan untuk mendeskripsikan masyarakat yang memiliki daya beli tinggi. Namun, kata ini terkadang digunakan dalam nada kritis untuk menyoroti konsumerisme yang berlebihan dalam masyarakat yang terlalu makmur.
Secara tata bahasa, affluence adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun), sehingga tidak digunakan dalam bentuk jamak. Penggunaannya biasanya mengikuti pola affluence of untuk menunjukkan sumber atau subjek yang memiliki kekayaan tersebut.
Meanings
Keadaan memiliki banyak uang atau harta benda
The family lived in a state of great affluence in the suburbs.
Keluarga itu hidup dalam kekayaan yang melimpah di pinggiran kota.
Pasokan yang melimpah dari sumber daya atau kualitas tertentu
The affluence of natural resources in the region drove the industrial boom.
Kelimpahan sumber daya alam di wilayah tersebut mendorong ledakan industri.