D
Dicread
BerandaKamusIinsolvent

insolvent

bangkrut
Adjective

Kata insolvent digunakan dalam konteks keuangan formal untuk menggambarkan kondisi di mana seseorang atau sebuah perusahaan tidak mampu membayar utang-utangnya saat jatuh tempo. Secara semantik, kata ini lebih menekankan pada status ketidakmampuan finansial secara teknis atau hukum, daripada sekadar "kehabisan uang".

Dalam bahasa Indonesia, insolvent sering diterjemahkan sebagai "bangkrut" atau "tidak solven". Namun, penting untuk dipahami bahwa dalam istilah hukum dan akuntansi Inggris, terdapat perbedaan halus antara insolvent dan bankrupt. Insolvent adalah kondisi finansial di mana kewajiban melebihi aset, sedangkan bankrupt adalah status hukum resmi yang ditetapkan oleh pengadilan setelah seseorang dinyatakan insolvent.

Perbedaan Nuansa dengan Kata Serupa

Insolvent vs Bankrupt: Gunakan insolvent untuk mendeskripsikan keadaan keuangan yang buruk secara umum. Gunakan bankrupt ketika merujuk pada proses hukum formal atau pernyataan resmi pengadilan. Contoh: Sebuah perusahaan bisa menjadi insolvent (tidak mampu bayar) selama beberapa bulan sebelum akhirnya dinyatakan bankrupt (bangkrut secara hukum).

Insolvent vs Broke: Kata broke sangat informal dan biasanya digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menunjukkan seseorang tidak punya uang saat ini (misalnya, "aku sedang bokek"). Sebaliknya, insolvent digunakan dalam laporan keuangan, dokumen hukum, atau berita bisnis.

Konteks Penggunaan dan Kesalahan Umum

Pengguna bahasa Indonesia sering kali menggunakan kata "bangkrut" untuk semua situasi kehilangan uang. Namun, dalam bahasa Inggris, menggunakan insolvent memberikan kesan yang lebih profesional dan spesifik pada ketidakmampuan memenuhi kewajiban finansial.

Salah: I am insolvent because I spent all my money on clothes. (Terlalu formal untuk konteks belanja pakaian).
Benar: The company became insolvent after the market crash. (Tepat karena merujuk pada kegagalan finansial skala bisnis).

Secara tata bahasa, insolvent adalah kata sifat (adjective). Kata ini biasanya mengikuti kata kerja penghubung seperti be, become, atau render. Contohnya, to be rendered insolvent berarti "dibuat menjadi tidak mampu membayar utang" akibat suatu kejadian tertentu.

Meanings

Adjectivebangkrut
[[]][someone][something]

Tidak mampu membayar utang atau kewajiban keuangan

The company was declared insolvent after its main investor withdrew all funding.

Related Words

Terakhir Diperbarui: May 2026Laporkan Kesalahan