corruption
Kata ini membawa makna pembusukan yang kuat, baik itu pembusukan secara moral, digital, maupun biologis. Saat diterapkan pada politik atau kekuasaan, kata ini menunjukkan adanya pengkhianatan terhadap kepercayaan dan runtuhnya integritas, yang berubah dari keadaan murni atau taat hukum menjadi keadaan yang kotor dan serakah. Kata ini hampir selalu digunakan dengan konotasi negatif, yang menyiratkan adanya pengaruh beracun yang menyebar melalui suatu sistem.
Dalam konteks teknis, makna kata ini bergeser dari kegagalan moral menjadi kesalahan mekanis. Di sini, kata tersebut menggambarkan hilangnya maksud atau struktur asli, di mana informasi tidak lagi sesuai dengan sumbernya. Benang merah dari semua makna ini adalah transisi dari keadaan yang sehat, benar, atau jujur menuju keadaan yang menurun dan tidak berfungsi.
Uncountable when discussing the general phenomenon of dishonesty in government. Countable when referring to specific instances or types of data errors.
Meanings
Tindakan tidak jujur atau curang yang dilakukan oleh pemegang kekuasaan, biasanya melibatkan suap
The government was plagued by systemic corruption.
Proses di mana berkas komputer atau data menjadi rusak atau berubah
Examples
Undang-undang baru tersebut dirancang untuk memberantas korupsi politik.
Lonjakan daya menyebabkan kerusakan data memori yang parah pada cakram keras.