atmosphere
/ˈæt.məsˌfɪə(ɹ)/
Dalam makna fisiknya, kata ini menggambarkan lapisan pelindung tak kasat mata yang menopang kehidupan. Istilah ini digunakan secara teknis dalam sains, tetapi juga digunakan secara metaforis untuk menggambarkan "udara" yang dihirup seseorang dalam lingkungan tertentu.
Saat menggambarkan suasana hati atau nada, kata ini merujuk pada kualitas tak berwujud yang dapat dirasakan secara emosional daripada dilihat. Berbeda dengan mood yang sering kali menggambarkan keadaan internal seseorang, atmosphere menggambarkan energi eksternal dari suatu ruang atau pengaturan sosial.
Kata ini biasanya memiliki konotasi netral, namun sering dipasangkan dengan kata sifat yang menggugah (misalnya, "mendebarkan", "tegang", "suram") untuk menentukan bobot emosional tertentu dari sebuah adegan.
Uncountable when referring to the layer of gases surrounding a planet ('the Earth's atmosphere'). Countable when describing the specific vibe or mood of different environments ('The two cafes had very different atmospheres').