taxiway
taxiway merujuk pada jalur khusus di bandara yang berfungsi sebagai penghubung antara landasan pacu (runway) dan area parkir pesawat atau apron. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan antara taxiway dan runway. Meskipun keduanya adalah jalur beraspal untuk pesawat, runway hanya digunakan untuk lepas landas dan mendarat, sedangkan taxiway digunakan untuk pergerakan pesawat dengan kecepatan rendah saat menuju atau meninggalkan landasan.
Perbedaan Konseptual dengan Jalur Lain
Dalam konteks penerbangan, sering terjadi kekeliruan antara taxiway dengan apron (pelataran pesawat). taxiway adalah "jalan" yang menghubungkan titik-titik, sementara apron adalah "area parkir" tempat pesawat berhenti untuk memuat penumpang atau kargo. Penggunaan kata taxi di sini bukan merujuk pada mobil taksi, melainkan kata kerja to taxi yang berarti bergerak perlahan di darat menggunakan tenaga mesin pesawat sendiri.
Benar: Pesawat sedang bergerak di taxiway menuju landasan pacu.
Salah: Pesawat lepas landas dari taxiway (seharusnya menggunakan runway).
Konteks Penggunaan
Istilah ini hampir selalu digunakan dalam konteks teknis penerbangan, manajemen bandara, atau komunikasi antara pilot dan pengatur lalu lintas udara (air traffic control). Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sehingga dapat digunakan dalam bentuk jamak taxiways jika merujuk pada beberapa jalur yang berbeda di satu bandara.
Meanings
Jalan beraspal di bandara yang digunakan oleh pesawat udara untuk bergerak antara landasan pacu dan apron parkir
"The pilot steered the plane onto the taxiway after takeoff."
Pilot mengemudikan pesawat secara perlahan di sepanjang jalur taksi menuju terminal.