soil
/sɔɪl/
Sebagai kata benda, kata ini menggambarkan lebih dari sekadar 'kotoran'. Kata ini menyiratkan produktivitas biologis dan kualitas yang mendukung kehidupan. Jika 'kotoran' sering kali dianggap sebagai sesuatu yang harus dibersihkan, soil dipandang sebagai sumber daya atau fondasi untuk pertumbuhan.
Sebagai kata kerja, kata ini membawa makna kontaminasi atau hilangnya kemurnian. Secara umum, ini merujuk pada noda atau lumpur, tetapi dalam konteks klinis atau perawatan tertentu, ini adalah istilah sopan yang standar untuk kecelakaan yang melibatkan kotoran tubuh.
Dibandingkan dengan dirty (kata sifat), soil sebagai kata kerja menunjukkan noda yang lebih permanen atau signifikan sehingga memerlukan pembersihan secara aktif.
Uncountable when referring to the general substance in a garden or field ('The soil is dry'). Countable when discussing different geological types or specific samples of earth ('Comparing the soils of various regions').
Meanings
Lapisan atas bumi tempat tanaman tumbuh, campuran dari sisa-sisa organik, tanah liat, dan partikel batuan
"The nutrient-rich soil is ideal for growing vegetables."
Tanah yang kaya nutrisi sangat ideal untuk menanam sayuran.
Membuat sesuatu menjadi kotor, terutama dengan lumpur atau noda
"Be careful not to soil your new white dress while gardening."
Hati-hati agar tidak mengotori gaun putih barumu saat berkebun.
Menjadi kotor; secara khusus, mengeluarkan kotoran di pakaian
"The infant had soiled its diaper during the long car ride."
Bayi itu mengotori popoknya selama perjalanan panjang dengan mobil.