pretentious
Kata pretentious digunakan untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang mencoba terlihat lebih penting, lebih berbudaya, atau lebih berpengetahuan daripada kenyataannya. Inti dari kata ini adalah adanya ketidaksesuaian antara citra yang ditampilkan dengan realitas yang ada, sering kali dengan tujuan untuk mendapatkan kekaguman atau status sosial. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "pretensius", yang merujuk pada sikap yang dibuat-buat atau penuh kepura-puraan agar terlihat hebat.
Nuansa Makna dan PerbandinganPretentious memiliki konotasi negatif yang kuat. Kata ini bukan sekadar berarti "percaya diri" atau "bangga", melainkan menyiratkan adanya unsur kepalsuan. Perlu diperhatikan perbedaan antara pretentious dengan beberapa kata serupa:
Arrogant: Lebih berfokus pada perasaan superioritas dan meremehkan orang lain, sedangkan pretentious lebih berfokus pada upaya menciptakan kesan palsu tentang diri sendiri.
Pompous: Mirip dengan pretentious, namun pompous lebih menekankan pada gaya bicara atau perilaku yang kaku, formal secara berlebihan, dan merasa diri sangat penting.
Sophisticated: Ini adalah kata positif. Seseorang yang sophisticated benar-benar memiliki pengetahuan dan selera yang tinggi, sementara seseorang yang pretentious hanya berpura-pura memilikinya.
Contoh penggunaan:
Benar: His use of obscure vocabulary was purely pretentious. (Penggunaan kosakata yang tidak umum olehnya murni pretensius/hanya untuk pamer).
Salah: Menggunakan pretentious untuk seseorang yang benar-benar ahli di bidangnya meskipun mereka berbicara dengan bahasa yang rumit.
Konteks Penggunaan dan Jebakan Terjemahan
Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk tidak menyamakan pretentious dengan kata "ambisius". Ambisius adalah keinginan kuat untuk mencapai sesuatu, sedangkan pretentious adalah tentang bagaimana seseorang ingin dipandang oleh orang lain melalui topeng intelektual atau sosial.
Kata ini sering digunakan untuk mengkritik karya seni, gaya penulisan, atau perilaku sosial yang terasa terlalu dipaksakan agar terlihat "berkelas". Misalnya, jika seseorang menggunakan istilah-istilah teknis yang tidak perlu dalam percakapan santai hanya agar terlihat pintar, perilaku tersebut disebut pretentious.
Secara tata bahasa, pretentious adalah kata sifat (adjective) yang dapat digunakan sebelum kata benda atau setelah kata kerja penghubung (linking verb). Contoh: a pretentious attitude (sikap yang pretensius) atau the movie felt pretentious (film tersebut terasa pretensius).
Meanings
Berusaha mengesankan orang lain dengan mengklaim memiliki kepentingan, bakat, atau budaya yang lebih besar daripada kenyataannya
His writing style is far too pretentious for a simple blog post.
Gaya penulisannya terlalu pretensius untuk sebuah unggahan blog sederhana.