peasantry
Kata peasantry merujuk pada kelompok sosial petani kecil dan buruh tani, terutama dalam konteks sejarah atau sosiologi. Kata ini tidak sekadar merujuk pada pekerjaan bertani, tetapi lebih menekankan pada status sosial, kelas ekonomi, dan posisi mereka dalam struktur kekuasaan, seperti pada sistem feodalisme.
Nuansa Makna dan Konteks
Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "kaum tani". Penting untuk dipahami bahwa peasantry membawa konotasi tentang ketergantungan ekonomi dan rendahnya posisi sosial. Berbeda dengan farmer yang bersifat netral dan merujuk pada profesi pertanian secara umum, peasantry lebih menggambarkan sebuah kelas sosial yang sering kali tertindas atau memiliki akses terbatas terhadap kepemilikan tanah.
Contoh penggunaan yang tepat: The struggle of the peasantry (Perjuangan kaum tani).
Perbandingan: Jika Anda ingin menyebut seseorang yang memiliki lahan pertanian luas dan bisnis yang sukses, gunakan farmer, bukan peasant.
Potensi Kesalahan Terjemahan
Pengguna bahasa Indonesia perlu berhati-hati agar tidak menyamakan peasantry dengan istilah "petani" secara umum. Jika konteksnya adalah pertanian modern atau profesional, penggunaan peasantry akan terasa tidak tepat dan bahkan bisa terdengar merendahkan. Gunakan istilah "kaum tani" atau "masyarakat tani" hanya ketika membahas struktur kelas sosial atau sejarah agraria.
Secara tata bahasa, peasantry adalah kata benda kolektif yang merujuk pada seluruh kelompok orang tersebut, bukan individu tunggal. Untuk merujuk pada satu orang, gunakan kata peasant.
Meanings
Petani skala kecil dan buruh pertanian dengan status sosial rendah, yang dianggap sebagai kelas sosial kolektif
"The laws of the era were designed to keep the peasantry in a state of perpetual servitude."
Hukum pada era tersebut dirancang untuk menjaga kaum tani dalam keadaan perbudakan abadi.
Keadaan atau kondisi menjadi seorang petani, terutama terkait dengan peringkat sosial atau status ekonomi
"The harshness of peasantry in the middle ages was defined by heavy taxation and limited land rights."
Kekejaman kehidupan tani pada abad pertengahan ditentukan oleh pajak yang berat dan hak atas tanah yang terbatas.