jellyfish
Kata jellyfish merujuk pada hewan laut invertebrata yang memiliki tubuh lunak dan transparan. Dalam bahasa Indonesia, kata ini diterjemahkan secara konsisten sebagai "ubur-ubur". Penting untuk dipahami bahwa meskipun kata jelly (jeli) digunakan untuk menggambarkan tekstur tubuhnya, jellyfish bukanlah ikan dalam pengertian biologis yang sebenarnya karena mereka tidak memiliki tulang belakang atau insang.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Penggunaan kata jellyfish umumnya bersifat deskriptif dan faktual. Namun, dalam konteks kiasan, kata ini terkadang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki pendirian, lemah, atau mudah dipengaruhi, mirip dengan sifat tubuh ubur-ubur yang lunak dan tidak memiliki struktur keras.
Contoh penggunaan faktual: The jellyfish drifted slowly through the current (Ubur-ubur itu hanyut perlahan mengikuti arus).
Contoh penggunaan kiasan: He is a jellyfish when it comes to making decisions (Dia tidak punya pendirian saat harus mengambil keputusan).
Perbandingan dengan Istilah Terkait
Dalam bahasa Inggris, terdapat istilah sea jelly yang sering digunakan oleh para ilmuwan atau ahli biologi untuk menggantikan jellyfish. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerancuan karena hewan ini bukan termasuk golongan ikan (fish). Bagi pembelajar bahasa Inggris, kedua istilah ini dapat digunakan, namun jellyfish jauh lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Catatan Tata Bahasa
Kata jellyfish memiliki bentuk jamak yang unik karena bisa tetap menjadi jellyfish atau berubah menjadi jellyfishes. Bentuk jellyfish lebih sering digunakan untuk merujuk pada kelompok hewan tersebut secara umum, sedangkan jellyfishes biasanya digunakan ketika pembicara ingin menekankan berbagai spesies ubur-ubur yang berbeda.
Countable when referring to individual animals in the water.
Meanings
Hewan laut yang berenang bebas dengan tubuh seperti gel dan tentakel penyengat
A small jellyfish drifted past the swimmer.
Seekor ubur-ubur kecil hanyut melewati perenang itu.