detriment
Kata detriment digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menyebabkan kerusakan, kerugian, atau dampak negatif terhadap seseorang atau sesuatu. Kata ini memiliki nuansa yang lebih formal dibandingkan kata harm atau damage. Dalam bahasa Indonesia, detriment sering kali diterjemahkan sebagai "kerugian" atau "hal yang merugikan", namun fokus utamanya adalah pada proses atau faktor yang menyebabkan penurunan kualitas atau nilai.
Nuansa Penggunaan dan Perbandingan
Perbedaan utama antara detriment dengan kata serupa seperti loss adalah bahwa loss biasanya merujuk pada hilangnya sesuatu yang konkret (seperti uang atau nyawa), sedangkan detriment lebih merujuk pada efek buruk yang menghambat kemajuan atau merusak kondisi secara keseluruhan. Misalnya, jika seseorang bekerja terlalu keras hingga mengabaikan kesehatan, maka pekerjaan tersebut menjadi detriment bagi kesehatannya.
detriment: Fokus pada dampak negatif yang merusak atau menghambat (contoh: to the detriment of).
loss: Fokus pada kehilangan sesuatu yang sebelumnya dimiliki.
harm: Lebih umum dan sering kali merujuk pada cedera fisik atau psikologis yang nyata.
Konteks Frasa Umum
Frasa yang paling sering muncul adalah to the detriment of, yang berarti "dengan mengorbankan" atau "yang justru merugikan".
Benar: He focused on his career to the detriment of his family (Dia fokus pada kariernya dengan mengorbankan keluarganya).
Salah: Menggunakan detriment untuk kehilangan benda fisik, seperti The detriment of my wallet (Seharusnya menggunakan loss).
Secara tata bahasa, detriment adalah kata benda tidak terhitung (uncountable noun) ketika merujuk pada konsep kerugian secara umum, namun bisa menjadi terhitung dalam konteks teknis tertentu.
Meanings
Keadaan tercederai atau rusak, atau keadaan yang menyebabkan bahaya
"The new policy was implemented to the detriment of the employees."
Kebijakan baru tersebut diterapkan sehingga merugikan para karyawan.
Seseorang atau sesuatu yang menyebabkan bahaya atau kerusakan bagi orang atau benda lain
"The lack of funding proved to be a significant detriment to the research project."
Kurangnya pendanaan terbukti menjadi penghambat signifikan bagi proyek penelitian tersebut.