dermis
dermis adalah istilah medis dan biologis yang merujuk pada lapisan kulit kedua, yang terletak tepat di bawah epidermis. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini sering diterjemahkan sebagai dermis atau kulit jangat. Berbeda dengan epidermis yang berfungsi sebagai pelindung luar yang tipis, dermis jauh lebih tebal dan mengandung komponen vital seperti pembuluh darah, saraf, dan folikel rambut.
Nuansa Penggunaan dan Konteks
Kata ini digunakan hampir secara eksklusif dalam konteks anatomi, dermatologi, atau sains. Dalam percakapan sehari-hari, orang cenderung menggunakan kata skin (kulit) secara umum. Namun, ketika ingin merujuk secara spesifik pada lapisan dalam yang memberikan elastisitas dan kekuatan pada kulit, dermis adalah istilah yang tepat.
Contoh penggunaan tepat: The dermis contains collagen and elastin (Dermis mengandung kolagen dan elastin).
Contoh penggunaan umum: My skin is dry (Kulit saya kering) — di sini tidak perlu menggunakan dermis karena tidak merujuk pada lapisan spesifik.
Perbedaan dengan Istilah Terkait
Penting bagi pembelajar untuk membedakan antara dermis dengan epidermis. Jika epidermis adalah lapisan terluar yang bisa mengelupas, dermis adalah lapisan penyokong di bawahnya. Selain itu, jangan tertukar dengan hypodermis atau subcutaneous layer, yang merupakan lapisan lemak paling bawah di bawah dermis.
Secara tata bahasa, dermis adalah kata benda yang dapat dihitung, namun dalam teks medis sering digunakan sebagai kata benda tak terhitung saat merujuk pada jaringan secara keseluruhan.
Meanings
Lapisan jaringan hidup yang tebal di bawah epidermis yang mengandung pembuluh darah, saraf, kelenjar keringat, dan folikel rambut
"The dermis provides structural support to the skin through collagen and elastin fibers."
Dermis memberikan dukungan struktural pada kulit melalui serat kolagen dan elastin.