delusional
Kata delusional memiliki dua nuansa utama yang sangat berbeda tergantung pada konteksnya, yaitu konteks medis/psikologis dan konteks percakapan sehari-hari. Bagi penutur bahasa Indonesia, penting untuk membedakan kapan kata ini berarti "berdelusi" secara klinis dan kapan berarti "berkhayal" secara kiasan.
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Dalam konteks medis atau psikiatri, delusional merujuk pada kondisi seseorang yang berdelusi, yaitu mempertahankan keyakinan salah yang tetap meskipun ada bukti nyata yang bertentangan. Ini adalah kondisi serius yang berkaitan dengan kesehatan mental. Contohnya: The patient is delusional (Pasien itu mengalami delusi).
Namun, dalam percakapan kasual, delusional sering digunakan secara hiperbolis untuk menggambarkan seseorang yang berkhayal atau memiliki pandangan yang tidak realistis terhadap situasi atau kemampuan diri sendiri. Dalam konteks ini, kata tersebut tidak merujuk pada gangguan jiwa, melainkan pada sikap terlalu optimis yang tidak masuk akal. Contohnya: You're delusional if you think he'll call you back (Kamu benar-benar berkhayal jika kamu berpikir dia akan meneleponmu kembali).
Perbandingan dengan Kata Serupa
Sering terjadi kerancuan antara delusional dengan imaginary atau hallucinating. Perlu diingat bahwa delusional berkaitan dengan keyakinan atau pemikiran yang salah, sedangkan hallucinating berkaitan dengan persepsi sensorik seperti melihat atau mendengar sesuatu yang tidak ada. Sementara itu, imaginary lebih merujuk pada sesuatu yang diciptakan oleh imajinasi dan tidak nyata secara fisik.
delusional: Percaya bahwa saya adalah seorang agen rahasia
hallucinating: Melihat naga di tengah ruangan
imaginary: Memiliki teman khayalan saat masih kecil
Catatan Tata Bahasa
Kata delusional adalah kata sifat. Dalam struktur kalimat bahasa Inggris, kata ini biasanya mengikuti kata kerja penghubung seperti be atau become. Perhatikan bahwa dalam bahasa Indonesia, terjemahannya bisa berubah menjadi kata kerja seperti berdelusi atau berkhayal, atau menjadi kata sifat tergantung pada keluwesan kalimatnya.
Meanings
Mempertahankan keyakinan salah yang tetap meskipun ada bukti yang bertentangan
The patient was delusional, believing he was the secret king of a distant land.
Pasien itu mengalami delusi, percaya bahwa dia adalah raja rahasia dari negeri yang jauh.
Memiliki pandangan yang tidak realistis atau terlalu optimis terhadap suatu situasi atau kemampuan diri sendiri
He is completely delusional if he thinks he can win the marathon without any training.
Dia benar-benar berkhayal jika dia berpikir bisa memenangkan maraton tanpa latihan apa pun.