crockery
crockery merujuk secara spesifik pada peralatan makan yang terbuat dari bahan keramik, tanah liat bakar, atau porselen. Dalam bahasa Indonesia, kata ini sering diterjemahkan sebagai "peralatan makan", namun penting untuk dipahami bahwa crockery hanya mencakup benda-benda seperti piring, cangkir, dan mangkuk. Kata ini tidak mencakup peralatan makan yang terbuat dari logam (seperti sendok dan garpu) atau kaca murni.
Perbedaan dengan Istilah Terkait
Sering terjadi kekeliruan antara crockery dengan cutlery dan tableware. Meskipun ketiganya berkaitan dengan meja makan, cakupannya berbeda:
cutlery hanya merujuk pada alat potong atau alat makan logam seperti pisau, garpu, dan sendok.
tableware adalah istilah payung yang lebih luas, mencakup segala sesuatu yang digunakan di meja makan, termasuk crockery, cutlery, hingga taplak meja dan gelas kaca.
Sebagai contoh, jika Anda mengatakan "I broke some crockery", itu berarti Anda memecahkan piring atau cangkir keramik. Namun, jika Anda mengatakan "I need some cutlery", Anda sedang mencari sendok atau garpu.
Konteks Penggunaan dan Nuansa
Kata crockery cenderung lebih umum digunakan dalam bahasa Inggris Britania (British English). Dalam bahasa Inggris Amerika (American English), istilah dinnerware lebih sering digunakan untuk merujuk pada set piring dan mangkuk untuk makan malam.
Benar: The cupboard is full of fine crockery (Lemari itu penuh dengan peralatan makan mewah).
Salah: Menggunakan crockery untuk merujuk pada gelas plastik atau sendok perak.
Secara tata bahasa, crockery adalah kata benda tak terhitung (uncountable noun). Oleh karena itu, Anda tidak boleh menambahkan akhiran -s menjadi crockeries. Jika ingin merujuk pada satu buah benda, gunakan frasa a piece of crockery.
❌ many crockeries
✅ a lot of crockery atau many pieces of crockery