craven
craven adalah kata sifat yang menggambarkan tingkat ketakutan yang ekstrem dan memuakkan. Berbeda dengan kata cowardly yang merupakan istilah umum untuk sifat pengecut, craven memiliki konotasi yang jauh lebih kuat dan menghina. Kata ini tidak sekadar berarti takut, tetapi menyiratkan hilangnya martabat atau kehormatan karena ketakutan yang sangat besar.
Nuansa Makna dan Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, craven dapat diterjemahkan sebagai "penakut" atau "pengecut", namun penggunaannya biasanya terbatas pada konteks sastra, formal, atau situasi di mana pembicara ingin memberikan penekanan yang sangat tajam terhadap kurangnya keberanian seseorang. Jika cowardly adalah deskripsi perilaku, craven lebih merupakan penilaian moral yang buruk terhadap karakter seseorang.
Contoh penggunaan yang tepat: a craven act of betrayal (tindakan pengkhianatan yang pengecut).
Perbandingan: Seseorang yang merasa gugup sebelum presentasi tidak disebut craven, melainkan nervous. Seseorang yang takut laba-laba disebut fearful. Namun, seorang pemimpin yang meninggalkan pasukannya saat perang akan disebut craven.
Perbedaan dengan Kata Serupa
Penting bagi pembelajar bahasa Inggris untuk membedakan craven dengan timid. Kata timid merujuk pada sifat pemalu atau kurang percaya diri yang cenderung lembut dan tidak berbahaya. Sebaliknya, craven selalu membawa konotasi negatif yang berat, sering kali dikaitkan dengan kegagalan dalam menjalankan kewajiban atau tanggung jawab karena rasa takut.
timid: cenderung malu-malu atau ragu-ragu.
craven: sangat pengecut hingga memuakkan.
Meanings
Sangat kurang keberanian hingga memuakkan; pengecut
"He was too craven to admit his mistake to the board of directors."
Dia terlalu penakut untuk mengakui kesalahannya kepada dewan direksi.
Seseorang yang tidak memiliki keberanian
"The soldiers viewed the deserter as a craven who had abandoned his post."
Para prajurit memandang si pembelot itu sebagai seorang pengecut yang telah meninggalkan posnya.