blatant
Kata blatant digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat mencolok, jelas, dan tidak tertutup-tutupi. Namun, kata ini memiliki konotasi negatif yang kuat. Berbeda dengan kata obvious yang bersifat netral (hanya berarti jelas), blatant menyiratkan bahwa tindakan tersebut dilakukan tanpa rasa malu, meskipun tindakan itu salah, tidak sopan, atau melanggar aturan.
Nuansa Penggunaan
Dalam bahasa Indonesia, blatant paling tepat diterjemahkan sebagai "terang-terangan" atau "nyata". Kata ini sering digunakan untuk mengkritik perilaku seseorang yang mengabaikan norma atau hukum secara terbuka. Misalnya, jika seseorang berbohong dengan sangat kasar sehingga semua orang tahu itu bohong, maka itu disebut blatant lie (kebohongan yang nyata/terang-terangan).
blatant vs obvious: Gunakan obvious untuk fakta yang jelas (misalnya: "Jawaban soal ini sangat jelas/obvious"). Gunakan blatant untuk kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan secara terbuka (misalnya: "Itu adalah diskriminasi yang terang-terangan/blatant").
Konteks dan Contoh
Kata ini biasanya berpasangan dengan kata benda yang bermakna negatif seperti lie (kebohongan), disregard (pengabaian), atau racism (rasisme).
Benar: a blatant lie (kebohongan yang sangat nyata/terang-terangan).
Salah: a blatant beauty (kecantikan yang terang-terangan) — karena blatant tidak digunakan untuk hal positif.
Secara tata bahasa, blatant adalah kata sifat (adjective) yang diletakkan sebelum kata benda untuk memberikan penekanan pada sifat buruk dari tindakan tersebut.
Meanings
Dilakukan secara terbuka dan tanpa rasa malu, terutama ketika tindakan tersebut buruk atau menyinggung
"The company showed a blatant disregard for safety regulations."
Perusahaan tersebut menunjukkan pengabaian yang terang-terangan terhadap peraturan keselamatan.
Sangat jelas atau mencolok; tidak mungkin untuk diabaikan
"There was a blatant lie in the witness's testimony."
Ada kebohongan yang nyata dalam kesaksian saksi tersebut.