accomplice
Kata accomplice memiliki konotasi yang sangat spesifik, yaitu keterlibatan seseorang dalam sebuah tindakan yang salah, ilegal, atau terlarang. Dalam bahasa Indonesia, kata ini paling tepat diterjemahkan sebagai "kaki tangan" atau "komplotan". Perlu diperhatikan bahwa accomplice selalu menyiratkan adanya niat buruk atau pelanggaran aturan, sehingga tidak boleh digunakan untuk menggambarkan rekan kerja dalam konteks profesional yang positif.
Nuansa Makna dan Perbandingan
Perbedaan utama antara accomplice dengan kata lain seperti partner atau associate terletak pada aspek legalitas dan moralitas. Sementara partner bersifat netral dan bisa digunakan dalam bisnis atau hubungan pribadi, accomplice secara eksklusif digunakan untuk kejahatan atau kenakalan. Jika Anda menggunakan accomplice untuk menggambarkan teman yang membantu Anda mengerjakan tugas sekolah, hal itu akan terdengar aneh atau sarkastik, karena seolah-olah tugas tersebut adalah sebuah kejahatan.
❌ He was my accomplice in the business project. (Salah, karena proyek bisnis bukan kejahatan)
✅ He was my accomplice in the robbery. (Benar, karena perampokan adalah tindak kriminal)
Konteks Penggunaan
Dalam konteks hukum, accomplice merujuk pada seseorang yang membantu pelaku utama melakukan kejahatan, baik dengan memberikan bantuan fisik maupun dukungan moral/perencanaan. Namun, dalam percakapan sehari-hari yang lebih santai, kata ini bisa digunakan secara kiasan untuk menggambarkan rekan dalam "kenakalan kecil" atau kejutan yang direncanakan secara rahasia.
Contoh: My sister was my accomplice in sneaking out of the house. (Saudara perempuan saya adalah rekan saya saat menyelinap keluar rumah.)
Secara tata bahasa, kata ini adalah kata benda terhitung (countable noun), sehingga dapat digunakan dalam bentuk tunggal maupun jamak.
Meanings
Seseorang yang dengan sengaja membantu orang lain untuk melakukan tindak kriminal
"The driver was charged as an accomplice to the robbery."
Pengemudi itu didakwa sebagai kaki tangan dalam perampokan tersebut.